BRMP Maluku Resmikan Nama Aula Gandaria Lewat Tanam Perdana
Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku melaksanakan penanaman tanaman gandaria pada Jumat, 23 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan BRMP Maluku dan menjadi momen istimewa yang sarat makna, karena dirangkaikan dengan peresmian penamaan aula rapat BRMP Maluku sebagai Aula Gandaria.
Penanaman perdana dilakukan langsung oleh Kepala BRMP Maluku, Gunawan, sebagai simbol komitmen pimpinan dalam mendukung pelestarian tanaman lokal. Kegiatan ini kemudian dilanjutkan oleh perwakilan pegawai BRMP Maluku, Maria Henrika Refra, serta perwakilan penyuluh dari Pusat Penyuluhan Pertanian (Pusluhtan), Hamid, yang menegaskan kolaborasi lintas unsur dalam pengembangan pertanian berbasis kearifan lokal.
Pemilihan gandaria sebagai simbol dan nama aula didasari oleh nilai historis dan ekologis tanaman tersebut. Gandaria, dengan nama latin Bouea macrophylla Griffith, merupakan tanaman tropis khas Maluku yang banyak ditemukan di Pulau Ambon dan Pulau Saparua. Keberadaan gandaria telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Maluku, baik secara budaya maupun pangan.
Secara botani, gandaria termasuk dalam famili Anacardiaceae, satu famili dengan tanaman mangga dan jambu mete. Selain mudah tumbuh di wilayah tropis, gandaria juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas lokal bernilai ekonomi dan gizi tinggi, sejalan dengan upaya modernisasi pertanian yang tetap berakar pada potensi daerah.
Dari sisi kesehatan, gandaria dikenal sebagai buah eksotis yang kaya nutrisi. Kandungan vitamin C yang tinggi membantu meningkatkan daya tahan tubuh, seratnya melancarkan pencernaan, serta beta-karoten berperan dalam menjaga kesehatan mata. Selain itu, gandaria juga membantu mengontrol gula darah, mencegah penuaan dini berkat antioksidan, mendukung kesehatan jantung, tulang, dan otak, serta membantu hidrasi tubuh dan proses penyembuhan luka. Melalui penanaman ini, BRMP Maluku menegaskan komitmennya dalam mengangkat potensi lokal sebagai bagian dari pertanian berkelanjutan.